Breaking News
Home » Barista » Cold Drip vs Cold Brew
Cold drip vs Cold Brew
housefour

Cold Drip vs Cold Brew

Cold Drip vs Cold Brew – Cold drip dan cold brew adalah dua metode penyeduhan menggunakan alat yang berbeda, meskipun dalam prosesnya sama-sama menggunakan air dingin atau air pada suhu ruangan normal. Kedua metode ini menghasilkan kadar asam yang rendah dan meminimalisir rasa pahit dibandingkan metode seduh lain yang menggunakan air panas. Semakin lama waktu yang digunakan, maka kafein yang diekstraksi juga semakin tinggi.

Cold drip adalah metode seduh menggunakan 3 wadah gelas yang disusun bertingkat pada penyangga kayu. Wadah pertama berisi air, wadah kedua berisi kopi, dan wadah ketiga untuk menampung tetesan kopi dari wadah kedua. Sedangkan grind size yang digunakan adalah coarse-grind. Caranya adalah dengan meneteskan air ke atas kopi dengan waktu tertentu, 1 menit sekali atau 5 menit sekali, tergantung pada ukuran mesin yang digunakan. Oleh karena itu cold drip membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan cold brew, tergantung seberapa banyak dan cepat tetesan hingga air di wadah pertama habis. Kopi yang dihasilkan dari metode cold drip mempunyai kadar asam yang lebih rendah dan lebih kental karena terekstraksi dengan baik. Kopi ini juga dapat disimpan di dalam pendingin selama 1 hari tanpa menghilangkan rasa dan kualitas. Cold drip adalah metode yang tepat jika ingin menambahkan susu pada penyajiannya. (Baca juga : Manfaat Kopi Bagi Otak)

Cold drip tools
Credit : newegg blog

Cold drip vs Cold Brew ?

Cold brew adalah metode seduh yang paling sederhana, yaitu dengan mencampur kopi dan air ke dalam satu wadah, kemudian didiamkan untuk ekstraksi selama 4 jam, 5 jam, atau bahkan 12 jam, sesuai dengan keinginan masing-masing. Grind size yang digunakan beragam, mulai dari medium hingga coarse-grind. Setelah selesai ekstraksi, kopi kemudian disaring menggunakan kertas atau kain. Cold brew menghasilkan kopi yang lebih fresh, juicy, dan tercium aroma bunga. Cold brew sering disajikan bersama dengan es (es kopi), karena jika dicampur dengan susu atau tambahan lain, maka akan menutup rasa kopi.

Kembali kepada selera masing-masing individu. Jika ingin hasil seduhan dingin yang lebih kental dan dapat ditambah komposisi lain seperti susu atau krim, maka pilih cold drip. Jika ingin hasil seduhan dingin dengan porsi yang lebih banyak, maka pilihlah cold brew. (Windy)

About Sada

The Origin Gayo Specialty Coffee for Special people

Check Also

Organic Coffee, Apa Syaratnya?

Organic Coffee, Apa Syaratnya?

Organic Coffee, Apa Syaratnya? – Mengonsumsi minuman yang mengandung banyak manfaat dan diklaim sebagai minuman yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Translate »